Mitradbs ][ Celoteh Athobudiono
Celoteh; Atho Budiono, tentang Sosial, Politik, Agama dan Budaya.

Andi Mallarangeng VS Fadli Zon

Pagi ini saya membaca koran Warta Kota, edisi Rabu 8 juli 2009.
Dimana pada halaman muka terpampang berita, Andi Mallarangeng panik, dengan huruf yang amat besar dan tebal. Ternyata setelah saya baca, isinya tentang ancaman melalui email yang beredar dari milis dan forum juga di blog Kompasiana. Kata sumber tersebut disinyalir emainya Andi Mallarangeng.
Apa sebenarnya isi dari email yang disebut-sebut, emailnya Andi Mallarangeng yang bocor ke internet tersebut?
Berikut ini petikan emailnya:

( From: Andi Mallarangeng
Date: Fri, 3 juli 2009 18:59:14-0700(PDT)
To: Subject: Re: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan Muchlis yang baik tapi sekarang sedang gundah. Menurut saya, kita masih on the track. Isu yang menyudutkan saya di Makassar, masalah di Medan, DPT bermasalah atau omngan ngaco PS tentang GBK tidak akan mempengaruhi pemilih…Jadi org akan memilih apa yang mereka lihat dan sukai dan itu jelas masalah pembawaan dan penampilan. Masyarakat konsumen tidak akan peduli dengan apa yang dibawa oleh orang tersebut. Mau kapitalis, sosialis atau neolib sekalipun, mereka tidak akan pedulikan. Yang penting mereka puas dengan penampilan si kandidat. Dan kandidat itu adalah SBY-Boediono, jadi kejadian saya di Makasar kemarin itu tidak usah dipikir terlalu berat, itu hanya sebuah experimen saya untuk melihat, apakah isu SARA masih mendapat tempat di masyarakat kita?
Dan saya sudah mendapatkan jawabannya, memang betul terjadi sedikit riak di Makasar…ndak usah panik lah dengan semua isu itu, musuh utama adalah waktu, bukan kita, betul kan?
Kalau orang ini bisa berbuat sesuatu kan sudah lama dia lakukan. Ok boss, nda usah kuatir dengan FZ cs, mereka itu cuma angin sepoi-sepoi. Tiga hari lagi dan lima tahun kedepan kita selesaikan urusan dengan mereka satu-persatu. Trims.)
Sementara Fadli Zon, saat dikonfirmasi tidak takut dengan ancaman itu.
“Pernyataan-pernyataan Andi sudah membabi buta dan ngawur, yang paling melukai perasaan terkait pernyataan Andi bahwa Pancasila lawan Blacberry, maka yang dipilih masyarakat, yang saat ini terjangkiti konsumerisme, adalah Blackberry. Pancasila dinilai tidak laku lagi.”
Kata, Fadli.
Siapa yang benar, siapa yang salah, semoga waktu dapat menjawabnya.

2 Responses to “Andi Mallarangeng VS Fadli Zon”


Leave a Reply